NADIKABAR.COM — WhatsApp mulai menguji fitur penjadwalan pesan yang memungkinkan pengguna mengatur waktu pengiriman pesan secara otomatis. Fitur ini dapat membantu pengguna mengirim ucapan ulang tahun, pengingat pekerjaan, atau pesan penting tanpa harus membuka aplikasi tepat pada waktu pengiriman.

Berdasarkan laporan WABetaInfo pada 12 Oktober 2026, fitur bernama scheduled messages tersebut mulai tersedia bagi sebagian pengguna WhatsApp beta untuk Android melalui versi 2.26.40.7. Pengujian ini menjadi perkembangan terbaru setelah fitur serupa sebelumnya ditemukan dalam tahap pengembangan untuk perangkat iOS.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna menulis pesan terlebih dahulu, kemudian memilih tanggal dan waktu pengiriman. WhatsApp akan mengirimkan pesan secara otomatis sesuai jadwal yang ditentukan, termasuk ketika aplikasi sedang ditutup atau perangkat tidak terhubung ke internet pada waktu pengiriman.

Meski demikian, fitur penjadwalan pesan belum tersedia bagi seluruh pengguna WhatsApp. Pengembangannya masih dilakukan secara bertahap sehingga pengguna yang belum mendapatkannya perlu menunggu pembaruan berikutnya.

Bagi pengguna yang sudah memperoleh akses ke fitur ini, proses penjadwalan pesan dapat dilakukan langsung dari ruang obrolan. Pengguna tidak perlu memasang aplikasi tambahan untuk menggunakan fitur bawaan tersebut.

Berikut langkah-langkah menjadwalkan pesan WhatsApp berdasarkan tampilan fitur yang sedang diuji:

Buka aplikasi WhatsApp, kemudian pilih obrolan pribadi atau grup yang ingin Anda kirimi pesan.

Ketik pesan yang ingin dikirim pada waktu tertentu.

Tekan dan tahan tombol kirim, bukan sekadar mengetuknya seperti saat mengirim pesan biasa.

Setelah menu penjadwalan muncul, pilih tanggal dan waktu pengiriman yang diinginkan.

Periksa kembali jadwal yang dipilih, lalu konfirmasikan penjadwalan pesan.

Setelah proses tersebut selesai, pesan akan masuk ke daftar pesan terjadwal dan dikirim secara otomatis pada waktu yang ditentukan.

Pengguna dapat menjadwalkan pesan paling cepat 10 menit setelah waktu saat ini hingga maksimal dua minggu ke depan. Rentang tersebut memungkinkan pengguna menyiapkan pesan untuk beberapa jam kemudian maupun merencanakan ucapan atau pengingat untuk hari-hari berikutnya.

Perlu diingat, langkah-langkah tersebut hanya berlaku bagi pengguna yang sudah mendapatkan akses ke fitur penjadwalan. Jika menekan dan menahan tombol kirim belum menampilkan pilihan tanggal dan waktu, kemungkinan fitur tersebut belum tersedia pada akun Anda.

Pada tahap pengujian terbaru, fitur ini tidak hanya mendukung pesan teks. Pengguna juga dapat menjadwalkan pengiriman tautan, foto, dan video.

Untuk pesan berupa foto atau video, pengguna dapat memilih media dari galeri percakapan, kemudian menekan dan menahan tombol kirim untuk menentukan waktu pengiriman. Namun, satu pesan terjadwal hanya mendukung satu foto atau video sehingga beberapa media tidak dapat dijadwalkan sekaligus dalam satu pesan.

Fitur ini juga mendukung obrolan grup. Meski demikian, ada ketentuan khusus yang perlu diperhatikan: pesan terjadwal hanya akan diterima oleh anggota yang sudah berada di grup ketika pesan tersebut dijadwalkan. Anggota yang baru bergabung setelahnya tidak akan menerima pesan terjadwal tersebut.

WhatsApp juga menyediakan bagian khusus pada informasi obrolan untuk melihat dan mengelola pesan yang masih menunggu waktu pengiriman. Dari bagian tersebut, pengguna dapat memeriksa pesan terjadwal dan menghapusnya sebelum dikirim.

Kapan fitur ini tersedia untuk semua pengguna?

Hingga 14 Oktober 2026, WhatsApp belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran fitur penjadwalan pesan untuk seluruh pengguna. Laporan WABetaInfo menyebutkan bahwa fitur tersebut sedang digulirkan kepada sebagian penguji beta Android dan akan menjangkau lebih banyak pengguna secara bertahap.

Karena itu, pengguna tidak perlu heran jika fitur tersebut belum muncul meskipun aplikasi sudah diperbarui. Ketersediaannya bergantung pada proses peluncuran dari WhatsApp, bukan semata-mata versi aplikasi yang terpasang.

Kehadiran fitur ini berpotensi membuat komunikasi sehari-hari lebih praktis. Pengguna dapat menyiapkan pesan lebih awal, mengurangi risiko lupa mengirim pengingat, dan mengatur komunikasi tanpa harus menunggu waktu tertentu untuk menekan tombol kirim.