Jayapura - Atase Pendidikan Dan Kebudayaan KBRI Papua Nugini di Port Moresby Arief Kusdwiadnanto mengatakan pihaknya mengajak perguruan tinggi negeri (PTN) untuk menjalin kerja sama dengan universitas di Papua Nugini (PNG) maupun Kepulauan Salomon.
Berbagai peluang kerja sama itu terus dilakukan sehingga nantinya diharapkan makin banyak mahasiswa dari kedua negara melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
"Untuk lebih menarik minat bagi mahasiswa asal PNG maka pihaknya mengundang berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengikuti pameran pendidikan Indonesia di Port Moresby yang dilaksanakan akhir bulan September 2026 di Port Moresby," kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI di Port Moresby Arief Kusdwiadnanto dihubungi di Jayapura, Jumat.
Ia mengatakan pameran tersebut akan mempertemukan perguruan tinggi Indonesia dengan siswa sekolah menengah, universitas, instansi pemerintah, dan mitra potensial di PNG.
Kesempatan itu dapat dimanfaatkan perguruan tinggi di Indonesia untuk memperkenalkan program studi, jalur penerimaan mahasiswa internasional, beasiswa, program pertukaran, kursus singkat, serta peluang penelitian dan inovasi bersama.
Dalam pertemuan tersebut juga akan dibahas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa Pemerintah Indonesia, termasuk The Indonesian Aid Scholarship (TIAS) dan Kemitraan Negara Berkembang (KNB). Program tersebut membuka kesempatan pendidikan pada jenjang sarjana, magister, dan doktor di berbagai perguruan tinggi Indonesia.
Saat ini, sekitar 100 mahasiswa berasal dari PNG kuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui berbagai jalur beasiswa.
"Mereka kuliah di berbagai perguruan tinggi, di antaranya Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember," kata Arief.
Selama menerima beasiswa, katanya, mahasiswa berasal dari PNG menerima biaya pendidikan, biaya hidup, dukungan akomodasi, tunjangan awal kedatangan, serta pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) sebelum mahasiswa mengikuti program akademik utama.
"Melalui kerja sama di bidang pendidikan diharapkan dapat lebih mempererat hubungan antara Indonesia dengan negara-negara di Pasifik," kata dia.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.