Moskow - Australia dan Selandia Baru akan menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan total sekitar 4,8 juta dolar AS untuk membantu korban banjir dahsyat di perbatasan Nepal dan China.
Australia mengalokasikan lima juta dolar Australia atau sekitar 3,6 juta dolar AS (sekitar Rp63,7 miliar) untuk bantuan tersebut.
Menurut pernyataan pemerintah Australia, Kamis, dana itu akan disalurkan melalui Program Pangan Dunia (WFP), organisasi nonpemerintah Australia, dan Emergency Action Alliance untuk mendukung penyediaan tempat tinggal sementara, perlengkapan kebersihan, bantuan medis dan psikologis, serta pemulihan di wilayah terdampak.
“Australia akan memberikan bantuan kemanusiaan sebesar lima juta dolar untuk mendukung upaya tanggap bencana dan pemulihan yang mendesak,” kata Pemerintah Australia dalam pernyataannya.
Sementara itu, Selandia Baru akan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar dua juta dolar Selandia Baru atau sekitar 1,2 juta dolar AS (sekitar Rp21,3 miliar) kepada para korban banjir.
Banjir bandang terjadi setelah aliran air deras menerjang Sungai Bhotekoshi di wilayah pegunungan Nepal, Rabu. Bencana tersebut dipicu oleh runtuhnya gletser dan aliran material longsoran.
Menurut pembaruan terakhir, jumlah korban tewas akibat banjir telah mencapai 469 orang, sementara 977 orang, termasuk 517 warga negara asing, masih dilaporkan hilang.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.