Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Balai Karantina Sumsel ajak pelaku UMKM manfaatkan klinik ekspor

NadiKabar Biro
Balai Karantina Sumsel ajak pelaku UMKM manfaatkan klinik ekspor
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Balai Karantina Sumsel ajak pelaku UMKM manfaatkan klinik ekspor.

Palembang - Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Sumatera Selatan mengajak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di 17 kabupaten dan kota memanfaatkan klinik ekspor.

"Pelaku UMKM silakan memanfaatkan klinik ekspor untuk belajar mengekspor produknya agar tidak ditolak di negara tujuan," kata Kepala BKHIT Sumatera Selatan (Sumsel) Sri Endah Ekandari, di Palembang, Jumat.

Menurut dia, bagi pengusaha dan pelaku UMKM yang ingin mengetahui prosedur ekspor dapat berkunjung ke Klinik Ekspor di Kantor BKHIT Sumsel kawasan Jalan Kolonel H Barlian kilometer enam (km 6) Palembang.

Melalui klinik tersebut, selain memberikan pengetahuan tentang langkah-langkah memahami regulasi ekspor, pihaknya juga berupaya memberikan penjelasan terkait pembiayaan ekspor, dan persiapan usaha memasuki pasar internasional.

"Kemudian petugas BKHIT Sunsel juga akan memberikan penjelasan mengenai prosedur ekspor dan cara menyiapkan produk atau barang dengan kemasan yang baik agar memenuhi ketentuan karantina negara tujuan," katanya.

Dia menjelaskan, untuk menembus pasar dunia komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang akan diekspor atau dilalulintaskan antarnegara harus melalui proses karantina, serta memenuhi prosedur ekspor yang ditetapkan pemerintah dan negara tujuan.

Petugas BKHIT Sumsel siap membantu memastikan komoditas yang akan diekspor sehat dan tidak membawa hama penyakit yang bisa membahayakan kesehatan manusia, serta pengembangan pertanian, peternakan, dan perkebunan di negara tujuan.

Untuk memastikan komoditas yang akan diekspor terjamin kesehatannya atau terbebas dari hama penyakit hewan, ikan dan organisme pengganggu tumbuhan, serta ketelusuran produk ekspor, pihaknya siap membantu melakukan pengawasan dan pendampingan kekarantinaan.

Melalui upaya tersebut diharapkan semakin banyak komoditas asal kabupaten dan kota dalam.provinsi setempat bisa dipasarkan ke luar negeri.

Komoditas dari sejumlah daerah Sumsel yang difasilitasi ekspor dalam beberapa tahun terakhir seperti benih kelapa sawit ke Peru, telur ayam ke Singapura.

Kemudian kopi dan minyak kelapa mentah (crude coconut oil-CNO) ke Malaysia, serat nanas ke Spanyol, dan udang black tiger (Penaeus monodon) dalam kondisi beku ke Jepang.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia