Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Bos CIA Nyelonong ke Moskow, Putin Diperingatkan soal NATO

NadiKabar Biro
Bos CIA Nyelonong ke Moskow, Putin Diperingatkan soal NATO
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Bos CIA Nyelonong ke Moskow, Putin Diperingatkan soal NATO.

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala CIA John Ratcliffe diam-diam melakukan perjalanan ke Moskow pekan ini dengan membawa sejumlah pesan penting untuk Rusia. Salah satunya adalah peringatan agar Presiden Vladimir Putin tidak menyerang wilayah NATO.

Dua sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan, Ratcliffe juga memanfaatkan kunjungannya untuk mendorong Moskow menghentikan dukungan ekonomi dan militernya kepada Iran. Langkah itu dilakukan ketika pemerintahan Presiden AS Donald Trump berupaya menekan Teheran secara finansial.

Kunjungan Ratcliffe menjadi perjalanan pertama yang diketahui dilakukan pejabat senior pemerintahan Trump ke Moskow dalam beberapa bulan terakhir. Perjalanan ini berlangsung di tengah kekhawatiran AS dan Eropa bahwa Putin dapat menguji komitmen NATO melalui serangan terbatas terhadap salah satu negara anggota aliansi.

Trump sendiri meremehkan kemungkinan Rusia menyerang NATO. "Saya sudah melakukan pembicaraan yang baik dengannya. Dia tidak akan menyerang wilayah NATO," kata Trump di Gedung Putih, Kamis (27/8/2026), seperti dikutip CNN International.

Ketika ditanya apakah Ratcliffe menyampaikan peringatan tersebut kepada Putin, Trump enggan menjawab secara langsung.

"Saya tidak ingin mengomentari itu, tetapi mereka tidak akan menyerang," ujarnya.

Sebelumnya, Trump juga menyebut perjalanan Ratcliffe ke Moskow sebagai kunjungan yang "sangat semi-rutin".

"Kami ingin melihat perang dengan Ukraina berakhir," kata Trump dalam sebuah wawancara radio.

Penilaian intelijen AS dan negara-negara Barat sebelumnya memperkirakan Rusia dapat mencoba menguji keteguhan NATO dalam beberapa tahun mendatang, mulai dari serangan siber hingga serangan militer terbatas. Negara-negara Baltik seperti Estonia, Latvia dan Lithuania, serta Polandia, disebut sebagai lokasi yang berpotensi menjadi sasaran.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Ratcliffe tidak bertemu Putin selama kunjungannya. Menurut Peskov, kontak Ratcliffe dengan Rusia berlangsung "kurang lebih pada tingkat layanan khusus", yang dinilainya positif, meski terlalu dini untuk menilai apakah kunjungan tersebut akan membantu memperbaiki hubungan AS-Rusia yang saat ini berada dalam kondisi krisis.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia