Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 terhadap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani.
“Ini satu bukti bahwa Ketua MPR ingin berpartisipasi dalam sensus ekonomi dan beliau tadi dengan sangat kooperatif menjawab pertanyaan,” ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam Public Expose Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta, Jumat.
Dalam kesempatan tersebut, dia meminta seluruh warga negara Indonesia untuk mengimbau kerabat, keluarga, hingga tetangga masing-masing untuk dapat berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan BPS.
Amalia menjamin data yang dikumpulkan oleh BPS akan dijaga kerahasiaannya. “Kami juga jamin ini tidak ada kaitannya dengan perpajakan,” ungkap dia.
Bagi masyarakat yang ingin mengisi secara mandiri, pihaknya telah menyiapkan kuisioner online yang dapat diminta kepada para petugas.
Ketua MPR Ahmad Muzani mengapresiasi atas kerja BPS yang melakukan sensus ekonomi. Dia mengaku ditanyai tentang berapa jumlah keluarga hingga perihal kepemilikan usaha yang ditangani keluarga.
“Kami jawab sesuai dengan kapasitas yang kami miliki dan alhamdulillah proses itu sudah kami jalani dengan baik. Kami berharap ini juga menjadi sebuah cara negara untuk mengetahui penduduknya tentang berkegiatan ekonomi, supaya kebijakan yang akan diambil pada masa-masa yang akan datang adalah kebijakan yang berdasar pada data dan angka yang benar,” katanya.
“Kami mengucapkan terima kasih. Saya berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar dan diikuti sebanyak mungkin oleh warga negara Indonesia. Sebagai bukti bahwa kami sudah di sensus, kami menempel stiker sebagai bukti bahwa rumah dan penghuni rumah ini sudah disensus,” ujar Muzani.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.