Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

BYD sudah punya 10.000 stasiun "Flash Charging" di seluruh China

NadiKabar Biro
BYD sudah punya 10.000 stasiun "Flash Charging" di seluruh China
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait BYD sudah punya 10.000 stasiun "Flash Charging" di seluruh China.

China - Perusahaan otomotif BYD menyampaikan bahwa jaringan pengisian daya kendaraan elektrik Flash Charging miliknya telah mencakup 10.000 stasiun yang tersebar di 325 kota di seluruh wilayah China serta secara akumulatif sudah menyalurkan listrik 210 juta kWh.

Menurut siaran ​​​​​​​CarNewsChina, capaian perusahaan itu disampaikan pada Jumat dalam acara peresmian Shenzhen Longhua Flash Charging Flagship Station, stasiun Flash Charging ke-10.000 milik BYD.

Wakil Presiden Eksekutif BYD He Zhiqi mengatakan bahwa jaringan pengisian daya BYD mencapai 10.000 stasiun dalam waktu kurang dari enam bulan sejak perusahaan mengumumkan teknologi Flash Charging terbarunya pada 5 Maret.

BYD menyebut Hulunbuir di Mongolia Dalam, Sanya di Hainan, Shuangyashan di Heilongjiang, dan Kashgar di Xinjiang sebagai titik paling utara, paling selatan, paling timur, dan paling barat dalam jaringan Flash Charging miliknya.

Menurut perusahaan, stasiun Flash Charging BYD juga ada di Turpan dan di dekat kaki Gunung Everest.

Pengoperasian jaringan pengisian daya BYD melibatkan mitra seperti Sinopec, PetroChina, CNOOC, TELD, JD.com, Alipay, AutoNavi (Amap), dan Ucar.

BYD menyampaikan bahwa lebih dari 1,83 juta pengguna telah terdaftar di jaringan Flash Charging miliknya dan hampir sepertiga dari pemakainya menggunakan kendaraan dari merek selain BYD.

Perusahaan pada Maret lalu mengumumkan rencana untuk membangun 20.000 stasiun Flash Charging di China hingga akhir 2026. Jumlah itu mencakup 18.000 stasiun di perkotaan dan 2.000 stasiun di jalan tol.

BYD telah mencapai 50 persen dari target tersebut pada 28 Agustus 2026, jadi masih punya waktu 125 hari untuk membangun 10.000 stasiun lagi sampai 31 Desember 2026.

Selain membangun jaringan stasiun pengisian daya kendaraan listrik di China, BYD berencana memasang 6.000 stasiun Flash Charging di luar China, termasuk 3.000 stasiun di Eropa.

Sementara itu, merek premium Denza milik BYD berencana memperluas kehadirannya ke lebih dari 30 negara di Eropa dengan target memiliki lebih dari 150 gerai penjualan hingga akhir 2026.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia