Jakarta - BYON Combat semakin mendunia menjadi platform olahraga tarung berkelas dunia melalui BYON Combat Showbiz 8 yang menghadirkan pertarungan internasional serta mempertemukan petarung Indonesia, Malaysia, Iran, Turki hingga Irlandia di Jakarta pada Sabtu (29/8).
Presiden BYON Combat Yoshua Marcellos mengatakan ajang tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam upaya membawa olahraga tarung tersebut menuju panggung dunia.
"Kalau misalkan orang bilang Las Vegas adalah arena besar tempat olahraga tarung di dunia, maka BYON Combat adalah pusatnya olahraga kombat di Asia," kata pria yang kerap disapa Cellos itu seusai memimpin proses weigh-in (timbang badan) BYON Combat Showbiz 8 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan, ajang tersebut merupakan BYON Combat kedelapan dan total sudah 14 kali momentum pertarungan yang sudah diselenggarakan.
Lebih lanjut dia menjelaskan, edisi kedelapan itu menghadirkan format berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Salah satunya dengan adanya pertandingan penentuan atau placement match yang berkaitan langsung dengan Grand Prix.
Salah satu pertandingan yang menjadi perhatian utama adalah duel antara Jeka Saragih yang berasal dari tanah air melawan Ammarul Shafiq asal Malaysia di kelas 67 kg welterweight. Keduanya akan memperebutkan sabuk Byon Kickstriking Asia, dengan pemenang berhak langsung melaju ke Grand Prix.
Selain laga tersebut, edisi kali ini juga menghadirkan placement match untuk dua perwakilan Indonesia dan dua petarung Turki di kelas 61 kg.
Cellos menyebut keterlibatan petarung Turki menjadi bagian dari langkah BYON memperluas jejaring internasional. Dia menilai perkembangan kickboxing Turki saat ini sangat kuat sehingga kehadiran para petarung dari negara tersebut memberikan warna tersendiri bagi ajang yang digelar di Indonesia.
Dia menegaskan bahwa ambisi BYON Combat adalah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat olahraga tarung di Asia.
"Tujuan kami dari awal memang ingin menjadi world class platform di Indonesia, jadi Indonesia harus punya satu platform yang besar dan kelas dunia," ujar dia.
Presiden BYON Combat itu menambahkan, BYON telah memperluas jangkauan ke negara Asia Tenggara dan ke depannya akan memperbanyak petarung dari Eropa dan Asia.
Perkembangan BYON telah mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat Indonesia, terbukti dengan BYON Combat telah tiga kali memecahkan rekor pay-per-view (PPV) terbanyak di Asia. Ke depan, pihaknya ingin pertumbuhan tersebut diikuti dengan perluasan pasar dan keterlibatan lebih banyak petarung kelas dunia.
Sementara itu, BYON Combat secara resmi mengumumkan dimulainya BYON Combat Showbiz 8 pada Sabtu (29/8) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Ajang tersebut menjadi homeground yang menjadi saksi lahirnya sejumlah bintang dan pertarungan ikonis dalam sejarah BYON Combat.
Sebanyak 13 laga akan disajikan, mulai dari boxing hingga kickstriking, dengan sejumlah pertandingan memperebutkan sabuk bergengsi, termasuk ICB National Belt dan Byon Kickstriking Asia.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.