Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

China kerahkan satelit dan drone guna penyelamatan pascabencana Xizang

NadiKabar Biro
China kerahkan satelit dan drone guna penyelamatan pascabencana Xizang
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait China kerahkan satelit dan drone guna penyelamatan pascabencana Xizang.

Beijing - China mengerahkan satelit dan drone untuk membantu upaya penyelamatan pacabencana di area yang terdampak tanah longsor di Daerah Otonom Xizang, China barat daya, setelah bencana tanah longsor menerjang sebuah pelabuhan di perbatasan China-Nepal.

Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada Kamis (27/8) mengatakan bahwa segera setelah bencana itu terjadi, pihaknya telah mengoordinasikan dan mengerahkan sumber daya satelit untuk melakukan pencitraan darurat di area yang terdampak tanah longsor serta mengambil citra historis area tersebut.

Hingga Kamis pukul 17.00 Waktu Beijing (16.00 WIB), CNSA telah mengirimkan lima citra prabencana dan 10 citra pascabencana kepada departemen-departemen tanggap darurat dan penanggulangan bencana terkait, sehingga memberikan dukungan data satelit yang tepat waktu dan efektif bagi upaya evaluasi serta mitigasi bencana.

Sebuah kendaraan udara nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV) berukuran besar, Wing Loong, lepas landas dari Provinsi Sichuan yang berbatasan dengan Xizang. UAV tersebut tiba di atas area yang terdampak bencana pada Kamis pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Dilengkapi dengan kamera berdefinisi tinggi untuk pengintaian menyeluruh di area tersebut, UAV itu juga membawa stasiun pemancar seluler dari tiga operator telekomunikasi utama Tiongkok serta sistem komunikasi satelit guna mendukung pekerjaan komunikasi darurat.

Sementara itu, personel penyelamat juga menggunakan UAV berukuran kecil dalam operasi penyelamatan. Dengan kamera berdefinisi tinggi, UAV tersebut dapat membantu membuat model tiga dimensi (3D) lokasi kejadian yang terdampak tanah longsor, sehingga memberikan dukungan data bagi pusat komando penyelamatan untuk memahami situasi secara keseluruhan dan menandai zona-zona pencarian prioritas.

Selain itu, personel penyelamat juga memanfaatkan alat pencitraan termal pada UAV untuk menangkap sinyal sumber panas tubuh manusia guna membantu mengidentifikasi lokasi orang-orang yang hilang di medan bervegetasi dan zona yang tertutup lumpur.

Bencana tanah longsor tersebut, yang terjadi di sisi Nepal, menerjang Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Xizang, pada Rabu (26/8) pagi waktu setempat.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia