Jakarta - Rumah produksi Adhya Pictures dan Dapur Films merilis cuplikan penggoda dan poster film "Lobang Buaya", yang dijadwalkan ditayangkan di bioskop mulai 1 Oktober 2026.
Film arahan sutradara Hanung Bramantyo itu berlatar waktu satu tahun sebelum peristiwa tragis tahun 1965, yang mencakup kejadian pembantaian massal dan kerusuhan.
"Saya berpikir kembali, perasaan apa yang kita rasakan ketika dengar peristiwa '65? Jawabannya adalah horor," kata Hanung sebagaimana dikutip dalam siaran pers rumah produksi Adhya Pictures di Jakarta, Jumat.
"Saya memilih horor bukan hanya karena ingin membuat penonton merasakan ketakutan yang ada di dalam cerita, tetapi juga horor yang kita rasakan dari persoalan kekuasaan, korupsi, dan bagaimana manusia bisa saling menindas," ia menjelaskan.
Sebelum dirilis di Indonesia, film "Lobang Buaya" diputar di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2026 di Korea Selatan dan International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026 di Belanda.
Cerita film "Lobang Buaya" dimulai tahun 1964, ketika Desa Lobang Buaya dilanda teror pembunuhan berantai.
Materi promosi film yang dirilis pada Jumat memperlihatkan upaya Letnan Soegeng, yang diperankan oleh Baskara Mahendra, untuk menemukan dalang pembunuhan misterius yang terjadi setiap tanggal 30 di desa tersebut.
"Lewat film ini, kalian akan mengikuti setiap langkah Soegeng untuk mencari dalang di balik misteri pembunuhan berantai ini," kata Baskara.
"Saya yakin dari setiap petunjuk yang ditemukan, setiap korban yang berjatuhan, penonton akan dibawa melalui perjalanan yang enggak cuma menegangkan dan seru, tapi juga membuat kita bertanya, siapa yang berdosa dalam kisah ini?" katanya.
Daftar pemeran film "Lobang Buaya" juga mencakup Carissa Perusset, Iskak Khivano, Anya Zen, dan Mathias Muchus.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.