Istanbul - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Jumat mengatakan bahwa upaya membangun kembali diplomasi dengan Amerika Serikat masih mungkin dilakukan.
Hal itu diungkap Araghchi setelah adanya pertemuan dengan Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar di Teheran.
Menurut Araghchi dalam platform media sosial X dikutip pada Jumat, dirinya menggelar “diskusi kreatif” dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani.
“Mengembalikan diplomasi ke jalurnya bukanlah hal yang mustahil. Itu bergantung pada pemahaman AS terhadap satu fakta sederhana: tekanan tidak berhasil,” kata Araghchi.
“AS harus membangun kepercayaan, berbicara dengan saling menghormati, mengakui hak-hak kami, dan memenuhi komitmen,” tambahnya.
Sheikh Mohammed mengunjungi Teheran pada Kamis dalam rangka melanjutkan upaya diplomatik Qatar untuk meredakan ketegangan antara Iran dan AS.
Selama kunjungan tersebut, Sheikh Mohammed bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Araghchi, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf, serta Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei.
Pertemuan tersebut juga membahas upaya penciptaan kondisi untuk melanjutkan dialog, termasuk usulan koridor navigasi bersama sementara di Selat Hormuz dan upaya pembersihan ranjau.
Kunjungan tersebut menjadi lawatan pertama Menteri Luar Negeri Qatar ke Iran sejak konflik dimulai dengan serangan AS dan Israel pada akhir Februari.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.