Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Kemenag siap gelar OMI 2026, dorong talenta madrasah di bidang sains

NadiKabar Biro
Kemenag siap gelar OMI 2026, dorong talenta madrasah di bidang sains
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Kemenag siap gelar OMI 2026, dorong talenta madrasah di bidang sains.

Jakarta - Kementerian Agama siap menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 yang menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan talenta madrasah sekaligus mendorong pengembangan sains, riset, inovasi, dan karakter peserta didik.

“OMI 2026 tidak semata-mata diarahkan untuk mencari siswa berprestasi dalam kompetisi sains. Lebih dari itu, OMI menjadi ruang untuk mengidentifikasi, membina, mengembangkan, dan mengakselerasi talenta madrasah,” ujar Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah (KSKK Madrasah) Kemenag Nyayu Khadijah di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, madrasah memiliki posisi strategis dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu menguasai ilmu pengetahuan sekaligus memiliki karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

Karena itu, pengembangan sains dan riset perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai keislaman dan pembentukan karakter.

OMI 2026 terdiri atas dua bidang utama, yakni Bidang Sains dan Bidang Riset. Pada bidang sains, kompetisi mencakup mata pelajaran yang terintegrasi sesuai jenjang pendidikan, mulai dari Matematika, IPAS, IPA, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, hingga Geografi.

Sementara itu, bidang riset diperuntukkan bagi peserta didik jenjang MTs dan MA dengan tiga ruang lingkup, yaitu Ekoteologi: Integrasi Keislaman dan Keilmuan, Sustainable Development Goals (SDGs), serta Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional.

Pada ruang lingkup transformasi digital, peserta didik didorong mengembangkan riset mengenai sistem pembelajaran adaptif berbasis digital dan kecerdasan buatan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk pendidikan, bahasa, pertanian, kesehatan, dan etika.

Kepala Subdirektorat Kesiswaan KSKK Madrasah Solla Taufik menjelaskan peserta bidang riset akan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pengiriman dan seleksi proposal, presentasi proposal, pembimbingan dan pelaksanaan riset, presentasi hasil riset, hingga tahap final dan expo.

Sebanyak 30 proposal terbaik pada setiap ruang lingkup dan jenjang akan dipilih untuk mengikuti tahap berikutnya. Setelah presentasi hasil riset, akan ditetapkan enam peserta terbaik pada setiap ruang lingkup dan jenjang sebagai grand finalis. Tahap final dan expo dilaksanakan secara luring dengan presentasi hasil riset yang dilengkapi poster dan video riset.

Untuk bidang sains, pendaftaran tingkat kabupaten/kota berlangsung pada 27 Agustus sampai 2 September 2026. Uji coba dilaksanakan 4 sampai 5 September dan pelaksanaan pada 7 sampai 8 September 2026. Selanjutnya, OMI tingkat provinsi dilaksanakan pada 5 sampai 6 Oktober 2026.

Sementara OMI tingkat Nasional akan diawali dengan kedatangan dan registrasi peserta pada 8 November 2026, dilanjutkan technical meeting dan pembukaan pada 9 November, pelaksanaan pada 10 sampai 11 November, serta pengumuman dan penutupan pada 12 November 2026.

Untuk Bidang Riset, pendaftaran dan pengunggahan proposal berlangsung pada 22 Agustus sampai 2 September 2026. Pengumuman hasil penilaian proposal dijadwalkan 7 September, presentasi proposal pada 9 sampai 11 September, pembimbingan dan pelaksanaan riset pada 12 September sampai 20 Oktober, presentasi hasil riset pada 21 sampai 23 Oktober, dan final serta expo pada 10 sampai 12 November 2026.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia