Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyambangi kantor Kementerian Keuangan untuk mendiskusikan evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
“Kami ingin sinkronisasi semua. Saya kira ini kolaborasi. Pemerintah ini kan semua kementerian itu saling kolaborasi, nggak ada sekat-sekat. Jadi, kami maksimalkan bahwa MBG, dengan anggaran paling besar di antara semua kementerian/lembaga, dilaksanakan dengan baik,” kata Sudaryono di kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat.
Menurutnya, pertemuan ini secara umum akan membahas soal pelaksanaan anggaran tahun berjalan, sisa anggaran, serta anggaran tahun depan.
Salah satu yang dibahas adalah daftar sekolah yang menerima program MBG. BGN menemukan sekitar 80 sekolah swasta yang tidak membutuhkan dukungan makanan bergizi turut menjadi penerima program ini.
BGN berencana menghapus sekolah tersebut dari daftar penerima program MBG agar penyaluran anggaran dan pelaksanaan program berjalan lebih efektif.
Sebagai catatan, pemerintah mengalokasikan anggaran program MBG sebesar Rp240 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
Menkeu Purbaya menjelaskan belanja program pendidikan pada RAPBN 2027 ditetapkan sebesar Rp820,9 triliun. Dari total anggaran tersebut, untuk Program MBG dialokasikan bagi 60,6 juta penerima.
Kemenkeu juga memperkuat pengawasan pelaksanaan anggaran Program MBG dengan memanfaatkan jaringan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) di seluruh Indonesia.
Purbaya mengatakan jajaran Kanwil DJPb di tingkat kabupaten/kota sudah melakukan survei ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di masing-masing wilayah untuk memantau berbagai aspek pelaksanaan program MBG.
“Bukan naruh perwakilan, kita memang punya di seluruh provinsi sampai dari tingkat II di seluruh Indonesia, di Kanwil Perbendaharaan (DJPb). Nah, itu kita manfaatkan sekarang untuk melakukan semacam survei ke semua aspek-aspek (SPPG) yang ada di sana,” kata Purbaya di Jakarta pada Rabu (12/8).
Berdasarkan laporan pantauan tersebut, Purbaya menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.