Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Laga Persija vs Brisbane Roar jadi ajang reuni STY-Jordi Amat

NadiKabar Biro
Laga Persija vs Brisbane Roar jadi ajang reuni STY-Jordi Amat
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Laga Persija vs Brisbane Roar jadi ajang reuni STY-Jordi Amat.

Jakarta - Laga uji coba internasional Persija Jakarta melawan Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, besok Sabtu (29/8) pukul 20.00 WIB menjadi ajang reuni bagi pelatih dan pemain Macan Kemayoran, Shin Tae-yong (STY) dan Jordi Amat.

Bagi STY, laga nanti menjadi perjumpaannya dengan mantan klubnya semasa menjadi pemain. Brisbane Roar menjadi klub terakhir untuk pelatih asal Korea Selatan itu sebelum ia gantung sepatu pada 2005 sebagai pemain profesional.

Klub itu juga menjadi tempat karier kepelatihan pertama STY saat ia menjadi asisten pelatih selama tiga tahun setelah ia pensiun.

Tak hanya dengan Brisbane Roar, reuni STY juga terjadi dengan salah satu pemain anyar klub asal Australia tersebut, yaitu Nam Tae-hee.

Tae-hee sendiri dulunya pernah dilatih STY di tim nasional Korea Selatan. Menurut catatan Transfermarkt, Tae-hee tampil tiga kali di bawah asuhan STY, baik saat sang pelatih menjadi pelatih sementara pada Agustus-September 2014 atau saat menjadi pelatih tetap pada Juli 2017 sampai Juli 2018.

Pada jumpa pers pra-pertandingan antara Persija melawan Brisbane Roar di JIS, Jumat, Tae-hee bahkan mengungkapkan STY menjadi role modelnya.

"Sebagai orang Korea yang bermain di luar negeri, seperti yang dilakukan pelatih Shin Tae-yong, saya merasa harus menjalani karier sebagai pemain dengan memberikan contoh yang baik serta membawa nama dan kebanggaan sebagai orang Korea," kata gelandang serang yang kini berusia 35 tahun tersebut.

Sementara itu, bagi Jordi Amat, laga nanti menjadi reuninya dengan pelatih Brisbane Roar, Michael Valkanis. Jordi pernah menjadi anak asuh Valkanis ketika membela klub Belgia KAS Eupen.

Jordi, yang kini berusia 34 tahun, menghabiskan tiga musim bersama KAS Eupen yang ia akhiri dengan 86 penampilan, serta dua gol dan dua assist.

Valkanis sendiri menjadi asisten KAS Eupen pada Januari 2022, sebelum kemudian ia naik jabatan menjadi pelatih kepala satu bulan kemudian dan bertahan selama empat bulan.

Saat ditanya bagaimana kesannya kembali bertemu Jordi, Valkanis mengaku senang. Ia mengungkapkan waktu itu Jordi sebagai pemain penting dalam timnya.

Ia kemudian memuji Jordi sebagai bek tengah modern yang piawai membangun serangan, serta sebagai sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan.

"Saya ingat betul saat itu dia meninggalkan klub di akhir musim untuk datang ke Indonesia; saya sempat berbicara dengannya karena saya tahu latar belakang Spanyol-nya, tetapi juga darah Indonesianya, dan dia memang ingin datang ke sini untuk bermain bagi tim nasional," kata Valkanis, pelatih Australia yang memiliki darah Yunani tersebut.

"Saya sempat mengirim pesan saat tahu kami akan datang ke sini, dan saya bilang, 'Hei, saya tak sabar untuk bertemu dan mengobrol lagi denganmu,' karena sungguh menyenangkan bisa bekerja sama dengan pemain seperti Jordi Amat," tutup dia.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia