Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Pemkot Bima kirim bantuan untuk warga terdampak gempa di NTT

NadiKabar Biro
Pemkot Bima kirim bantuan untuk warga terdampak gempa di NTT
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Pemkot Bima kirim bantuan untuk warga terdampak gempa di NTT.

Kota Bima - Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, mengirimkan tim kemanusiaan serta bantuan logistik untuk membantu penanganan warga terdampak gempa di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima A Faruk mengatakan bantuan tersebut melibatkan 20 tenaga kesehatan, tiga personel Dinas Sosial, logistik senilai Rp250 juta, serta 10 kendaraan operasional.

Dia mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan masyarakat Kota Bima terhadap warga NTT yang terdampak bencana.

"Ini bagian dari kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT," kata Faruk saat pelepasan tim kemanusiaan di halaman Kantor Pemerintah Kota Bima, Jumat.

Bantuan logistik yang dikirim meliputi lima ton beras, 400 dus mi siap saji, minyak goreng, terpal, selimut, tikar, perlengkapan mandi dan cuci kakus (MCK), kebutuhan anak-anak, serta obat-obatan.

Faruk mengatakan nilai bantuan logistik tersebut mencapai Rp250 juta. Selain bantuan pemerintah daerah, terdapat pula dukungan dari sejumlah donatur untuk memperkuat bantuan kemanusiaan yang dikirim ke NTT.

Sebanyak 20 tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Bima diberangkatkan untuk membantu pelayanan kesehatan di sejumlah wilayah terdampak gempa.

Pemkot Bima juga mengutus tiga personel Dinas Sosial untuk melakukan pemetaan terhadap wilayah yang belum sepenuhnya tersentuh bantuan.

Menurut Faruk, tim kemanusiaan akan ditugaskan di sejumlah wilayah, antara lain Desa Pota, Manggarai Timur, Manggarai Tengah, Reo, Kabupaten Nagekeo, Kecamatan Mbay, Elar, dan Leda.

Untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses, Pemkot Bima menggandeng Indonesia Off-Road Federation (IOF) dan komunitas kendaraan dengan mengerahkan 10 unit kendaraan.

Sepuluh kendaraan tersebut terdiri atas lima kendaraan dari IOF, dua kendaraan BPBD Kota Bima, dua kendaraan Dinas Kesehatan, dan satu kendaraan pendukung lainnya.

"Kami harapkan bantuan medis, logistik dan armada yang dikirim ini bisa membantu proses pemulihan pascagempa NTT," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin mengingatkan para relawan dan tenaga kesehatan untuk mengutamakan keselamatan selama menjalankan tugas kemanusiaan.

Ia juga meminta tim membangun koordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan setempat agar penyaluran bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

"Saya minta kepada seluruh tim untuk bekerja ikhlas, bertanggung jawab, dan mengutamakan keselamatan. Tetap bangun koordinasi dengan pihak-pihak terkait selama berada di lokasi. Pastikan bantuan yang dibawa tepat sasaran," katanya.

Rahman mengatakan pengalaman Kota Bima menghadapi bencana banjir bandang pada 2016 menjadi salah satu alasan pemerintah dan masyarakat daerah tersebut memberikan dukungan kepada warga NTT yang terdampak gempa.

"Kita juga pernah mendapat bencana banjir bandang pada 2016. Karena itu, semakin besar dukungan kita untuk mereka," ujarnya.

Tim kemanusiaan Kota Bima selanjutnya diberangkatkan menuju sejumlah wilayah terdampak untuk mendukung pelayanan kesehatan, distribusi logistik, serta pemetaan kebutuhan masyarakat pascabencana.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia