Jakarta - Prajurit TNI AL memberikan layanan kesehatan berupa trauma healing (pemulihan trauma) kepada masyarakat yang menjadi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).Berdasarkan siaran pers resmi TNI AL yang diterima di Jakarta, kegiatan tersebut dilakukan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) NTT Pasmar 2 di Desa Wangkong, Kelurahan Wangkung 2, NTT, Jumat."Program pendampingan trauma healing ini bertujuan untuk mengembalikan keceriaan serta menghilangkan rasa trauma yang dialami anak-anak pascabencana," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadisepanal) Laksamana Pertama TNI Tunggul saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Tunggul menjelaskan, para personel kesehatan memberikan terapi dengan cara menggelar ragam kegiatan yang menghibur. Salah satu kegiatan yang digelar di sana yakni perlombaan yang melibatkan anak-anak.
Tunggul melanjutkan, suasana di lokasi menjadi hangat karena banyak anak-anak yang larut dalam kegembiraan.Selain memberikan layanan trauma healing, para personel juga tetap membuka posko khusus untuk layanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan."Sebanyak 217 personel disiagakan di wilayah Manggarai dan sekitarnya, meliputi 162 personel di Poskout SDIK Kedindih serta 55 personel di Pos Kotis Lapangan Dusun Waso," kata Tunggul.Tunggul memastikan para personel TNI AL itu akan terus bertugas memberikan layanan kesehatan kepada korban bencana hingga situasi mulai kondusif.Dengan adanya bantuan ini, Tunggul berharap kondisi mental dan fisik para korban bencana bisa pulih dan perlahan mampu kembali beraktivitas seperti biasa.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.