Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengukuhkan Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi, yang sekaligus menandai tuntasnya penataan kelembagaan adat dan kebudayaan Betawi sehingga selaras dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, nama yang digunakan adalah nama yang ada di undang-undang, sehingga secara hukum, baik Peraturan Gubernur maupun Keputusan Gubernur yang dikeluarkan oleh Pemerintah DKI Jakarta, betul-betul mengacu pada undang-undang tersebut,” ujar Pramono di Balai Kota, Jumat.
Dia pun berharap kelembagaan yang telah ditata tersebut dapat memperkuat pelestarian dan pengembangan kebudayaan Betawi secara lebih terarah.
“Alhamdulillah, persoalan Lembaga Adat Betawi yang begitu lama tidak terselesaikan, sekarang sudah selesai. Dipimpin secara langsung oleh Pak Fauzi Bowo, beliau adalah tokoh Betawi dengan pengalaman panjang dan pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta,” papar Pramono.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, akan menjadi mitra dalam pengembangan kebudayaan Betawi, terutama menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 2027.
Salah satu langkah yang disiapkan, yaitu penyusunan buku tentang Betawi sebagai bagian dari penguatan identitas budaya Jakarta.
“Sebagai Gubernur Jakarta, tentunya kami akan menjadi mitra strategis untuk mengembangkan dan juga untuk berbicara tentang budaya Betawi ini ke depan. Dalam kesempatan ini, saya sampaikan, tahun depan, 500 tahun Jakarta, saya dan jajaran Balai Kota sudah mempersiapkan buku tentang Betawi,” ungkap Pramono.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi Fauzi Bowo mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam proses pembentukan kelembagaan tersebut.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung atas pendampingan selama proses penataan kelembagaan di tengah keberagaman organisasi dan masyarakat Betawi.
“Kita tahu ini bukan hal yang mudah, dinamika yang harus dialami, bahkan selama periode Pak Gubernur Pramono Anung ini pun dinamikanya luar biasa. Saya juga menyampaikan penghargaan kami secara khusus kepada Pak Gubernur Pramono yang begitu sabar untuk membimbing kaum Betawi yang sangat heterogen ini mewujudkan lembaga adat dan kebudayaannya,” ucap Fauzi Bowo.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.