Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Prof Nuh sebut dua agenda utama Muktamar NU dilalui dengan baik

NadiKabar Biro
Prof Nuh sebut dua agenda utama Muktamar NU dilalui dengan baik
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Prof Nuh sebut dua agenda utama Muktamar NU dilalui dengan baik.

Jombang - Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 NU Prof M Nuh mengatakan dua agenda utama dalam rangkaian muktamar telah dilalui dengan baik sesuai jadwal di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Dua agenda tersebut yakni sidang pleno pertama yang membahas persiapan dan agenda acara muktamar serta sidang pleno kedua yang membahas laporan pertanggungjawaban Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022-2027.

"Alhamdulillah, dua agenda utama, dua pleno sudah bisa kita lalui dengan sangat baik," kata Prof Nuh di Jombang, Jumat (28/8) malam.

Ia menjelaskan sidang pleno kedua diawali dengan pengantar dari Rais Aam PBNU sebelum Ketua Umum PBNU menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan.

Pandangan terhadap laporan tersebut kemudian disampaikan melalui perwakilan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), mengingat jumlah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di seluruh Indonesia mencapai ratusan sehingga tidak memungkinkan seluruhnya menyampaikan pandangan secara langsung.

Perwakilan PWNU tersebut dibagi berdasarkan wilayah, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Jawa termasuk Madura, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), serta perwakilan PCI Jepang.

"Dari sampling yang menyampaikan itu, 11 termasuk PCI Jepang, semuanya menerima dengan baik. Tentu ada beberapa saran dan seterusnya, prinsipnya menerima dengan baik," ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pandangan para perwakilan tersebut, forum kemudian menyimpulkan laporan pertanggungjawaban PBNU yang mencakup unsur Syuriyah dan Tanfidziyah dapat diterima dengan baik.

Setelah dua agenda pleno tersebut, kata dia, muktamar dilanjutkan dengan sidang komisi secara paralel, meliputi komisi Bahtsul Masail ad-Diniyah al Maudlu'iyyah, komisi Bahtsul Masail ad-Dinyah al-Waqi'iyyah, komisi Bahtsul Masail ad Diniyah1 al-Qonuniyyah, komisi organisasi, komisi program, dan rekomendasi.

Prof Nuh mengatakan sidang komisi membahas sejumlah materi yang merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar NU serta materi yang secara khusus dibahas dalam Muktamar.

Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan masih berjalan sesuai jadwal. Hasil pembahasan komisi selanjutnya akan dibawa ke sidang pleno untuk disahkan, termasuk pembahasan tata tertib pemilihan kepengurusan PBNU.

"Ini sesuai jadwal. Alhamdulillah, on track," katanya.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia