Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas dengan menutup 12 ruas jalan di kawasan Jakarta Pusat demi mendukung kelancaran ajang lari Merdeka Run 2026 pada Sabtu (29/8).
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah mengatakan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas itu dilakukan untuk menjamin keamanan para peserta lari serta menjaga keteraturan mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta.
"Penutupan dan pengalihan arus jalan di sekitar rute kegiatan akan dimulai pukul 04.00 hingga 08.00 WIB. Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan agar mengantisipasi penutupan ini dengan memanfaatkan rute-rute alternatif yang telah disiapkan," kata Firman di Jakarta, Jumat.
Dia menyebutkan rangkaian kegiatan Merdeka Run 2026 akan berlangsung mulai pukul 02.00 WIB hingga selesai, dengan titik awal dan akhir (start/finish) terpusat di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Untuk itu, 12 titik ruas jalan yang mengalami penutupan sementara meliputi:
Untuk menghindari potensi kemacetan di sekitar kawasan Monas dan koridor Jalan Sudirman-Thamrin, kepolisian mengarahkan masyarakat agar memanfaatkan tiga rute alternatif berikut:
Firman menegaskan pihaknya telah menerjunkan personel pengamanan dan lalu lintas di titik-titik krusial guna memberikan petunjuk secara langsung kepada para pengendara.
"Petugas disiagakan di lapangan dan spanduk petunjuk rute telah terpasang di pelbagai titik. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan mobilitas warga dan berharap seluruh pengguna jalan mematuhi arahan petugas demi keselamatan serta kelancaran bersama," ujar Firman.
Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan 10.000 lebih pelari akan ikut berlomba dalam ajang Merdeka Run 2026 yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (29/8).
"Besok akan ada 10.000 lebih pelari, saya boleh bilang 10.000 lebih peserta yang akan mengikuti gelaran Merdeka Run 2026 ini," kata Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Teuku Arlan Perkasa Lukman di Jakarta, Jumat.
Ajang Merdeka Run 2026 akan dimulai pada pukul 05.00 WIB. Para pelari akan berlari sejauh 8 kilometer dengan titik start di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Arlan mengatakan ajang tersebut disambut dengan antusiasme tinggi dari warga. Saat hari pertama pengambilan perlengkapan lari, kata dia, peserta yang datang mencapai hingga 50 persen.
Berbagai fasilitas pendukung ajang tersebut pun telah dipersiapkan, di antaranya race village yang dinamakan Kampung Merdeka, yang di dalamnya termasuk fasilitas mushala bagi peserta yang ingin menjalankan shalat.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.