Xigaze - Warga yang terdampak bencana tanah longsor di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, telah direlokasi, dan semua wisatawan yang terjebak telah dipindahkan, demikian disampaikan otoritas setempat pada Kamis (27/8).
Sebanyak 499 penduduk desa dan pekerja konstruksi telah mendapat akomodasi yang layak. Sementara itu, 555 wisatawan yang terdampak telah dievakuasi dan dipindahkan di bawah koordinasi otoritas kebudayaan dan pariwisata. Tidak ada lagi wisatawan yang terjebak. Otoritas penerbangan sipil juga turut bergabung dalam upaya penyelamatan. Hingga Kamis pukul 15.00 waktu setempat, layanan penerbangan sipil telah mengangkut 324 personel penyelamat serta mengirimkan 24 ton alat penyelamatan, kebutuhan sehari-hari, dan pasokan medis ke wilayah yang terdampak bencana, guna mendukung upaya tanggap darurat dan relokasi warga terdampak. Bencana tanah longsor tersebut menerjang Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Xizang, pada Rabu (26/8) pagi waktu setempat. Hingga Kamis pukul 08.00 waktu setempat, tercatat tiga orang tewas, 558 orang masih dinyatakan hilang, sementara dua warga desa setempat telah berhasil diselamatkan.
Warga yang dievakuasi dari Desa Labi berjalan menuju sebuah hostel di Desa Jifu di wilayah Gyirong, Xigaze, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada 27 Agustus 2026. (Xinhua/Tenzing Nima Qadhup)
Warga yang dievakuasi dari Desa Labi berjalan menuju sebuah hostel di Desa Jifu di wilayah Gyirong, Xigaze, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada 27 Agustus 2026. (Xinhua/Tenzing Nima Qadhup)
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.