Jakarta - Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua (KEPP) Velix Vernando Wanggai mengatakan Papua berpotensi memperkuat konektivitas dan kerja sama Indonesia-Timor-Leste dalam pembangunan kawasan timur Indonesia.
Vekix mengatakan hal tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta.
“Papua akan menjadi dalam konteks center of gravity di Indonesia, kan Papua menjadi bagian dari kawasan Timur Indonesia,” kata Velix.
Ia menjelaskan kehadirannya di Istana Kepresidenan berdasarkan komunikasi dari Kantor Kepresidenan untuk mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut.
Menurut Vekix, Indonesia dan Timor-Leste memiliki perjalanan panjang sebagai negara bertetangga dengan hubungan persaudaraan serta posisi strategis karena berbatasan langsung.
“Tentu Indonesia dan Timor-Leste memiliki perjalanan panjang sebagai saudara, dan juga sebagai first layer dari perbatasan Indonesia, dan tentu memiliki partnership untuk berbagai hal kerja sama,” ujarnya.
Velix mengatakan kerja sama kedua negara dapat mencakup sejumlah bidang, antara lain ekonomi, konektivitas, dan pembangunan sumber daya manusia.
“Baik sebagai tetangga, tapi kemudian dalam kerja untuk konteks ekonomi, konteks connectivity, konteks pembangunan SDM, dan pasti Timor-Leste sangat memberikan penghormatan terhadap keberadaan Bapak Presiden,” katanya.
Lebih lanjut, Velix mengatakan keterkaitan wilayah Papua dengan Timor-Leste dapat membuka potensi penguatan konektivitas dan kerja sama di kawasan timur Indonesia, khususnya dalam konteks hubungan persaudaraan antara wilayah Timor dan Indonesia.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.