JAKARTA — Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, membeberkan masalah utama Veda Ega Pratama dalam Moto3 Aragon 2026.
Masalah yang dimaksud Aoyama adalah lintasan yang licin. Kondisi trak Sirkuit MotorLand Aragon, Alacaniz, Spanyol yang licin membuat semua pembalap tampil hati-hati.
"Setelah hari pertama di Moto3, menurut saya cuacanya sangat bagus, namun kondisi lintasan cukup licin. Sebagian besar pembalap kesulitan mendapatkan rasa dan kepercayaan diri."
"Veda menunjukkan peningkatan sepanjang hari, namun ia belum berhasil mengamankan posisi ke Q2. Jadi, kami perlu terus bekerja dan mencari tambahan performa besok [hari ini]," kata Aoyama.
Pengetahuan yang didapat dari free practice one (FP1) atau latihan bebas hari pertama, pun dijadikan modal menatap sesi latihan hari kedua. Penyesuaian dan strategi balapan coba diterapkan.
"Mari kita lihat bagaimana kondisi besok [hari ini]. Saya yakin kami bisa melakukan perbaikan, dan kita lihat seberapa besar kemajuan yang bisa kami capai," ucap Aoyama.
Dalam sesi FP1, Veda berada di urutan ke-20 dengan catatan waktu 02:00,230 second. Ia tertinggal jauh dari Dani Almansa di posisi pertama yang membukukan waktu 01:58,708 second.
Saat sesi latihan, kecepatan Veda meningkat. Kini kecepatan terbaik pembalap asal Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut adalah 01:58,660 second. Hanya saja Veda tetap berada di peringkat ke-20.
Selepas balapan, Veda mengakui performa motornya kurang maksimal. Karena itu Veda akan berusaha keras memaksimalkan sesi latihan hingga kualifikasi pada Sabtu (29/8) ini.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.