NADIKABAR.COM — Sebanyak delapan pendaki nekat menerobos masuk kawasan Gunung Semeru melalui jalur ilegal. Satu di antaranya dilaporkan hilang.
Mereka diduga masuk melalui jalur Candi Jawar, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Mereka nekat mendaki Semeru meski pendakian tengah ditutup karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga erupsi yang masih terjadi di Semeru.
Sebanyak tujuh pendaki telah diamankan petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada Senin (7/9/2026) sore setelah diduga memulai pendakian pada Senin dini hari.
Sementara itu, satu pendaki lainnya dinyatakan hilang.
Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Balai Besar TNBTS Bambang Suriyono membenarkan adanya delapan pendaki yang masuk secara ilegal.