NADIKABAR.COM — Seorang remaja berusia 15 tahun menikam hingga tewas petugas kebersihan di bekas sekolahnya di Polandia. Serangan itu juga melukai dua orang dewasa lainnya pada hari Kamis.
Dilansir AFP, Jumat (9/10/2026), polisi menangkap remaja tersebut setelah melakukan serangan di sekolah dasar (SD) John-Paul II di Leszczydol-Nowiny, sebuah kota kecil yang berjarak 70 kilometer (40 mil) di timur laut Warsawa.
"Petugas kebersihan itu adalah orang pertama yang diserang oleh mantan murid tersebut," kata juru bicara kepolisian wilayah Warsawa, Katarzyna Kucharska.
"Kemudian seorang guru dan kepala sekolah berhasil melumpuhkannya, meskipun dia sempat menyerang mereka dengan senjatanya," imbuhnya.
Polisi mengatakan petugas kebersihan berusia 37 tahun itu meninggal dunia akibat luka-lukanya.
Polisi mengatakan mereka juga telah menahan seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun di kota lain di Polandia setelah ia menyatakan niatnya untuk melakukan "sesuatu yang spektakuler" di sekolahnya.
Petugas menemukan sebuah tas berisi dua bilah pisau di apartemennya.
Serangan hari Kamis itu terjadi sehari setelah seorang pemuda berusia 19 tahun ditangkap menyusul insiden yang melukai sembilan orang di sebuah sekolah menengah atas di Ostroleka, 120 kilometer di utara Warsawa.
Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan dalam konferensi pers di Warsawa bahwa "budaya kekerasan" yang disebarkan melalui media sosial dan video gim berada di balik serangan-serangan tersebut.
"(Mereka) terpengaruh oleh internet, video gim, dan konten yang mempromosikan kekerasan murni," kata Tusk.
"Sayangnya, hal itu juga telah sampai ke Polandia," imbuhnya.