NADIKABAR.COM — Kedai kopi legendaris bisa ditemukan hampir di setiap kota Indonesia. Menawarkan racikan kopi tradisional yang cita rasanya konsisten sampai sekarang!

Jakarta - Kedai kopi legendaris bisa ditemukan hampir di setiap kota Indonesia. Menawarkan racikan kopi tradisional yang cita rasanya konsisten sampai sekarang!

Di Belitung ada Waroeng Kopi Ake yang sudah berdiri sejak 1921. Meski usia warung sudah 105 tahun, cita rasa kopinya selalu dicari. Ada kopi susu yang diracik pakai resep yang sama sejak dulu. Sebagai pelengkap, bisa pesan telur setengah matangnya.  Foto: istimewa

Salah satu kedai kopi legendaris di Indonesia adalah Kedai Kopi Apek, Medan. Kabarnya sudah beroperasi sejak tahun 1923 dan masih bertahan hingga kini. Kedai kopi ini punya menu kopi O dari biji kopi Sidikalang hingga kopi susu yang diracik bersama susu kental manis. Foto: tim redaksi FOTO/Yudi

Kalau di Jakarta ada Kopi Es Tak Kie yang sudah berdiri sejak 1927. Lokasinya berada di kawasan Glodok dan masih eksis sampai sekarang. Es Kopi Tak Kie jadi menu yang tidak boleh dilewatkan. Terdiri dari kopi robusta dan arabika asli Indonesia loh. Foto: Shinta Angriyana/NadiKabar

Warung Kopi Purnama di Braga, Bandung, juga tergolong legendaris karena sudah beroperasi sejak 1930. Menu andalan di sini adalah kopi susu dan kopi hitam yang tampilannya mirip seperti di kopitiam. Foto: NadiKabar.com

Mampir ke kota Padang jangan lewatkan Kopi Nanyo yang lokasinya di Jalan Niaga. Kedai kopi ini sudah beroperasi sejak tahun 1932. Mereka menawarkan kopi hitam dan kopi susu dari biji kopi Sidikalang yang aroma dan rasa khasnya membuat banyak orang jatuh cinta. Foto: dok. NadiKabar.com

Warung Kopi Phoenam di kota Makassar juga termasuk yang legendaris. Berdiri sejak tahun 1946, mereka menawarkan berbagai jenis kopi atuentik Sulawesi. Salah satu yang jadi favorit adalah Kopi Toraja dan Es Kopi HItam segar. Foto: Instagram/Google Review

Siapa sangka di dalam Pasar Mester Jatinegara, Jakarta TImur ada juga kedai kopi legendaris, namanya Toko Sedap Djaja. Sejak tahun 1943, mereka memproduksi bubuk koppi dari biji kopi Jawa menggunakan metode tradisoonal. Kalau mau mencicipi kopinya langsung bisa melipir ke warung kopi di depannya. Foto: NadiKabar.com/Diah Afrilian

Kedai Kopi Kim Teng di Pekanbaru juga tak kalah legendaris. Sudah beroperasi sejak 1950-an, menawarkan kopi yang diracik sederhana. Untuk kopi susu, racikannya hanya terdiri dari biji kopi arabica, gula, dan susu. Kedai kopi ini juga punya roti srikaya sebagai pelengkap.  Foto: dok. NadiKabar.com

Siapa yang tidak kenal dengan Warung Kopi Asiang di Pontianak? Kedai kopi populer ini sudah berdiri sejak tahun 1958. Mereka dikenal menawarkan menu kopi hitam dan kopi susu yang sederhana. Namun, masih menggunakan teknik seduh ditarik dari atas dan biji kopinya adalah robusta Kalimantan. Foto: NadiKabar

Toko Kopi Bemo di Pasar Rwamangun, Jakarta Timur juga sudah beroperasi sejak 1965. Mereka memang mengubah konsepnya menjadi lebih fresh, tetapi tetap mempertahankan keotentikannya. DI sini bisa coba beberapa pilihan menu, seperti Kopi O, KOpi Su La Ren, hingga Vanilla Latte.  Foto: Google Review / Andi Mochammad Fadhil