NADIKABAR.COM — Sepuluh Komando Distrik Militer (Kodim) di Jawa Tengah dialihkan dan akan menginduk ke Markas Komando Daerah Militer (Kodam) XXVI/Mataram yang segera dibangun di wilayah Sleman, DIY.

Pangdam XXVI/Mataram, Mayjen TNI Drajad Brima Yoga menuturkan, alih Komando dan Pengendalian (alih Kodal) sebagian kodim dari Kodam IV/Diponegoro ke Kodam Mataram telah dilaksanakan sebelumnya di Mabes TNI AD.

"Nanti sebagian akan bergabung, direncanakan nanti 10 kodim (menginduk ke Kodam XXVI/Mataram)," kata Drajad usai menemui Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (27/10).

Drajad menambahkan, pembangunan Kodam baru yang memanfaatkan Tanah Kasultanan (Sultan Ground) seluas sekitar 9 hektare di Sidoluhur, Godean, Sleman ini masih perlu dikomunikasikan dengan pusat dan perangkat-perangkat daerah, termasuk kelurahan.

Pembangunan fisik Kodam baru di DIY ini, kata Drajad, akan dilaksanakan sesegera mungkin setelah seluruh persyaratan dipenuhi.

"Makanya kami lapor Ngarsa Dalem (Sultan HB X) dulu, nanti kami akan diskusi dengan kelurahan juga, dengan daerah lah dan lain-lain. Itu kan prosedur, ya," ujarnya.

Pembangunan markas Kodam membutuhkan persiapan matang karena turut melibatkan pembentukan struktur organisasi dan pemenuhan Badan Pelaksana (Balak) pendukung di bawahnya.

Demikian pula perekrutan dan pemetaan personel untuk mengisi struktur organisasi Kodam baru yang tengah berjalan secara bertahap.

Sembari semuanya berproses, operasional awal serta markas sementara Kodam XXVI/Mataram akan ditempatkan di Makorem 072/Pamungkas, Kota Yogyakarta.

"(Kebutuhan personel) belum terpenuhi, karena ini kan baru ya. Tapi nanti berproses, sambil jalan semuanya nanti kita akan penuhi," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur DIY, Sultan HB X menyebut pemanfaatan Tanah Kasultanan untuk pembangunan Kodam tetap harus prosedural.

"Ya nggak ada masalah, tapi kan proses administrasinya tetap harus jalan. Kan ada aturannya, sama dengan Polda (Mapolda baru di Godean, Sleman) lewat kabupaten, kelurahan, sama," ujar Sultan.

Kehadiran Kodam XXVI/Mataram ini secara otomatis mengalihkan komando wilayah DIY yang sebelumnya berada di bawah naungan Kodam IV/Diponegoro.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072/Pamungkas, Mayor Inf Suwito menyebut selain lima kodim dari wilayah DIY, ada pula lima kodim di wilayah Jawa Tengah yang komandonya dialihkan ke Kodam Mataram.

Kelimanya antara lain Kodim 0706/Temanggung; Kodim 0707/Wonosobo; Kodim 0708/Purworejo; Kodim 0723/Klaten; dan Kodim 0728/Wonogiri.

"Kelimanya (kodim) masuk Kodam Mataram," kata Suwito saat dihubungi, Selasa.