Lebih lanjut, Operator Bandara Spanyol, Aena, juga mengonfirmasi protokol darurat telah diaktifkan "akibat adanya peringatan bom" pada penerbangan Ryanair yang mendarat pukul 10.30 pagi (09.30 GMT) dari Manchester di Murcia, Spanyol tenggara. Pesawat tersebut berhasil mendarat tanpa kendala.

Penerbangan Ryanair lainnya, yakni dari Lisbon ke Roma, Dublin ke Roma, serta Dublin ke Sofia (ibu kota Bulgaria), juga menerima ancaman serupa.

Sementara itu, sebuah kapal pesiar berbendera Panama dievakuasi pada Selasa malam di Pulau Syros. Hal itu imbas adanya ancaman bom, menurut keterangan penjaga pantai Yunani.

Kapal bernama Crown Iris tersebut sedang berlabuh di sana dengan tujuan Haifa, Israel, membawa sekitar 1.500 penumpang dan awak kapal. Tidak ditemukan bahan peledak, dan kapal tersebut dijadwalkan untuk melanjutkan perjalanannya, ujar pihak berwenang.

Jet tempur Angkatan Udara Italia dikerahkan untuk mengawal penerbangan Ryanair FR9611 dari Dublin saat mendarat di Bandara Roma-Fiumicino pada pukul 10.45 waktu setempat (09.45 GMT). Prosedur penanganan ancaman bom juga diberlakukan saat penerbangan Ryanair lainnya tiba di bandara tersebut pada pukul 09.40 (08.40 GMT).

"Pemeriksaan terhadap penumpang, bagasi, dan pesawat menunjukkan hasil negatif, sehingga status siaga dicabut," kata otoritas bandara Roma, dalam pernyataannya.

Selain itu, sebuah penerbangan Wizz Air dari Bergamo, Italia, juga mendapat peringatan keamanan. Usai mendarat pada pukul 09.10 GMT di Sofia, ibu kota Bulgaria, pesawat tersebut diperiksa, ungkap Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Bulgaria kepada AFP.