"Melalui pelatihan ini ASN bisa menimba ilmu kedisiplinan, jiwa korsa, kerja sama dan gotong royong," ujar Bupati Sanjaya.

Dia menegaskan, kegiatan tersebut tidak akan mengganggu pelayanan publik karena peserta telah diatur secara bertahap oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan.

Sanjaya menyebut pelatihan ini merupakan angkatan perdana dan akan dilanjutkan dengan gelombang berikutnya hingga seluruh jajaran ASN mendapat pembekalan.

Sementara itu, Komandan Rindam IX/Udayana, Brigjen TNI Anwar menjelaskan materi pelatihan tidak semata-mata bersifat militer. Peserta mendapat pembekalan Peraturan Baris Berbaris (PBB), kedisiplinan, kepemimpinan serta materi pemerintahan.