NADIKABAR.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Wailulu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, sudah lebih dari 21 hari belum padam. Lahan yang terbakar diperkirakan sudah mencapai 100 hectare.
"Karhutla sudah terjadi 21 hari lebih di hutan desa dan api belum berhasil dipadamkan. Area yang terbakar diperkirakan mencapai 100 hektar lebih," kata Kepala Pemerintah Negeri atau Desa Wailulu, Muslim Tounussa dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Minggu (6/9/2026).
Muslim mengatakan karhutla di Desa Wailulu telah terjadi sebelum tanggal 17 Agustus 2026. Lahan yang terbakar merupakan kebun warga yang ditanami pala, cengkih hingga durian.
"Karhutla masih terjadi hingga mengakibatkan pohon pala, cengkih, kelapa dan durian juga ikut terbakar," bebernya.