Sebagai langkah tindak lanjut, pihaknya akan menyetop operasi satuan pemenuhan pelayanan gizi (SPPG) untuk sementara. Operasi dihentikan selama 20 hari.

"Untuk 20 hari ke depan, sambil dievaluasi dan menunggu hasil dari Labkesda, nanti mulai per hari ini sampai 20 hari ke depan dapurnya tidak akan beroperasi, suspend kategori sedang dalam 20 hari," terangnya.

Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan biaya pengobatan siswa-siswi tersebut ditanggung oleh pemerintah daerah. Saat ini, makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa tersebut telah diuji laboratorium untuk melihat kandungannya.