NADIKABAR.COM β€” Sebanyak 103 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kediri, Jawa Timur, menjalani pemeriksaan kesehatan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan.

Kepala Lapas Kelas II A Kediri Gatot Tri Rahardjo mengatakan pemeriksaan kesehatan secara berkala diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau, sekaligus menjadi langkah pencegahan terhadap potensi penyakit.

β€œMelalui kegiatan CKG ini, kami ingin memastikan kondisi kesehatan warga binaan dapat terpantau dengan baik. Pemeriksaan secara berkala menjadi langkah preventif untuk mendeteksi potensi penyakit sejak dini sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan,” kata Gatot di Kediri, Sabtu.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Lapas Kelas II A Kediri bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Kediri dan Puskesmas Sukorame, Kota Kediri.

Pemeriksaan meliputi skrining kesehatan, pemeriksaan tanda-tanda vital, serta pemeriksaan kadar gula darah untuk memantau kondisi kesehatan warga binaan.

Pelaksanaan pemeriksaan dikoordinasikan oleh penanggung jawab di Klinik Pratama Rawat Jalan Lapas Kelas II A Kediri dokter Christanti Sulistyo bersama Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) Lapas Kediri Yusuf Amalohi serta Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Kediri Bambang Setiawan.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan tertib dan warga binaan mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan.

Lapas Kediri menjadwalkan kegiatan CKG secara bertahap. Sasaran pemeriksaan tidak hanya warga binaan, tetapi juga pegawai Lapas Kelas II A Kediri.

Pelaksanaan secara bertahap tersebut ditujukan agar pemeriksaan dapat menjangkau seluruh sasaran sekaligus mendukung pemantauan kondisi kesehatan di lingkungan pemasyarakatan secara berkelanjutan.

Lapas Kediri bersama Dinas Kesehatan Kota Kediri dan Puskesmas Sukorame juga terus memperkuat upaya promotif dan preventif di lingkungan pemasyarakatan melalui pemeriksaan kesehatan berkala.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak dasar warga binaan di bidang kesehatan serta implementasi program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Pihak lapas berharap melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, kondisi kesehatan warga binaan dapat diketahui lebih awal sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan medis.