NADIKABAR.COM β€” Basarnas mengerahkan 1.042 personel gabungan untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap 57 lagi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang belum ditemukan hingga hari ke-18 operasi SAR, Rabu (30/9).

Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan pada hari ke-18, tim gabungan mengerahkan unsur udara, laut, darat, dan penyelam gabungan.

β€œSekarang total personel yang terlibat 1.041 orang dilengkapi berbagai armada untuk memperkuat pencarian korban yang masih hilang,” kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-18 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu malam.

Pada operasi SAR hari ke-18, ia menyebut unsur laut diperkuat 11 kapal, unsur udara tiga helikopter, dan unsur darat menyiapkan 42 unit ambulans yang siap melaksanakan tugas masing-masing selama operasi berlangsung.

β€œHingga hari ini, tim SAR gabungan juga menyiapkan 63 penyelam untuk mendukung pencarian di bawah permukaan laut,β€œ ucapnya.

Putu mengatakan 1.041 personel yang terlibat dalam operasi tersebut berasal dari Basarnas, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Laut, Polair Polda Kalimantan Selatan, kapal pendukung Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta potensi SAR lainnya.

Meski belum menemukan korban saat operasi penyelaman bawah laut pada operasi SAR hari ke-18, Basarnas dan tim gabungan akan mengoptimalkan jumlah personel tersebut untuk melakukan pencarian pada hari ke-19, khususnya mengerahkan 63 penyelam gabungan.

Hingga hari ke-18 operasi SAR, Rabu, pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 186 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 78 orang meninggal dunia, sementara 57 korban masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.