Endang menyebut dirinya pertama kali mendapat laporan adanya siswa yang mengalami diare sekitar pukul 09.30 WIB tadi. Saat itu, dia sedang menghadiri rapat di Cabang Dinas Pendidikan.

"Sekitar pukul 09.30 saya ditelepon Waka Humas, bilang ada beberapa anak yang diare. Akhirnya saya minta dibuatkan list data anak, diperjelas siapa yang merasa sakit perut dan diare," ujarnya.