NADIKABAR.COM — Sebanyak 11 pelajar SMP di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), diciduk Satpol PP lantaran nekat membolos dan merokok di kawasan Pasar Senggol pada jam pelajaran. Para siswa itu sempat kejar-kejaran saat digerebek.

Penertiban berlangsung di area Pasar Senggol, Jalan Pinggir Laut, Kecamatan Ujung pada Jumat (4/9) sekitar pukul 08.30 Wita. Penertiban ini berawal dari pengaduan masyarakat setempat yang merasa risih dengan ulah para pelajar tersebut.

"Tadi itu ada 11 pelajar SMP yang bolos sekolah. Sudah beberapa hari di situ dipantau warga," ujar Kabid Penegakan Perda Satpol PP Parepare, Siswandi, kepada NadiKabar, Jumat (4/9/2026).

Siswandi mengungkapkan, area belakang pasar kerap dijadikan tempat persembunyian pelajar untuk menghindari jam belajar mengajar di sekolah. Warga mengeluhkan aktivitas bolos sekolah yang sudah berlangsung berhari-hari di lokasi yang sama.

"Mereka selalu nongkrong di Pasar senggol saat jam pelajaran. Mereka merokok di situ. Memang tidak sampai ke sekolah," katanya.

Menindaklanjuti laporan warga, Satpol PP Parepare langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian. Petugas sempat melakukan pemantauan awal sebelum bergerak menyergap para siswa.

"Kami tadi turunkan sebanyak 7 orang personel Satpol. Kami tadi pantau memang ada pelajar merokok di belakang Pasar Senggol itu," jelas Siswandi.

Saat kedatangan petugas di lokasi, para pelajar yang kaget langsung berhamburan. Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi tim redaksi petugas dan para siswa yang berupaya menyelamatkan diri.

"Pas kita gerebek tadi, mereka sempat lari. Lalu kita kejar ada yang sembunyi di tanggul," cerita Siswandi.

Meski sempat hendak kabur dan bersembunyi, 11 pelajar tersebut akhirnya berhasil diamankan. Belasan pelajar tersebut lalu dibawa ke sekolah untuk ditangani guru Bimbingan Konseling (BK).

"Prosesnya dibawa ke sekolah di guru BK untuk pembinaan. Tidak dibawa ji ke Satpol PP. Kalau masih berulang akan ditindak di Satpol PP sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya.