Salah satu karya yang menarik perhatian datang dari Dally Anbar atau dikenal dengan nama Binatang Approach.

Sebagai seniman yang tinggal dan berkarya di Bandung Timur, Dally mengangkat pengalaman sehari-hari masyarakat yang harus berjibaku dengan kemacetan, kondisi jalan, hingga waktu yang banyak tersita dalam perjalanan.

Dalam karyanya, ilustrasi kuda digunakan untuk menggambarkan masyarakat Bandung Timur yang dinilai memiliki ketangguhan dan daya tahan dalam menghadapi berbagai kondisi.

Karya tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana tema "Intentions" diterjemahkan berdasarkan pengalaman personal dan lingkungan tempat seniman hidup serta berkarya.

Pameran "Intentions" juga menjadi momentum penting bagi Tebar Raya Creative Hub yang hadir sebagai ruang baru bagi kegiatan seni dan kreatif di Bandung Timur.

Roni dari Artventour mengatakan, penyelenggaraan pameran ini menjadi tantangan tersendiri karena persiapannya dilakukan dalam waktu sekitar dua minggu setelah adanya tawaran dari Ryan LH, pendiri Tebar Raya Creative Hub.

Tebar Raya Creative Hub diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan satu pameran, tetapi berkembang sebagai ruang yang dapat mempertemukan berbagai komunitas seni dan kreatif.

Menurut Roni, kawasan Bandung Timur memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu episentrum kegiatan seni. Sejumlah seniman dan kurator juga tinggal serta berkarya di kawasan tersebut.

Beberapa nama yang disebut tim redaksi lain Arkiv, Andi Yudha, dan Nesar Eesar. Selain itu, terdapat pula studio seniman, galeri maestro Jeihan, serta Dot Hub yang dapat menjadi bagian dari ekosistem seni di kawasan Bandung Timur.

Dengan semakin banyaknya ruang alternatif, berbagai lokasi tersebut diharapkan dapat saling terhubung dan membentuk kawasan seni yang berkelanjutan.