Film ini mengambil latar perayaan Hari Raya Nyepi di Bali. film ini mengisahkan empat turis Korea Selatan, Tae Pyong, Bitna, Yunchae, dan Dana yang mengunjungi Bali. Namun, mereka melanggar empat pantangan Nyepi dan mengalami teror yang mengerikan.

Film Akal Imitasi mengambil latar pada tahun 2029, ketika SD Cendekia Bangsa menerapkan sistem pembelajaran berbasis AI bernama PIKO. Namun, sistem tersebut justru menciptakan kesenjangan. Ika, siswi cerdas dari keluarga sederhana bertemu dengan Rafi, sosok yang mengubah cara pandangnya tentang belajar. Namun, perusahaan teknologi memburu Rafi untuk menutupi rahasia besar yang bisa mengubah masa depan pendidikan.

Cerita horor ini dimulai ketika Hesti datang ke Desa Gringsing untuk mencari ayahnya yang menghilang. Namun, desa tersebut menyimpan kutukan dan teror yang membuatnya harus menyelamatkan diri.

Film ini menceritakan seorang ibu tunggal yang bekerja sebagai perancang gaun pengantin dan tinggal bersama putrinya, Rere. Kehidupan mereka berubah ketika ibunya divonis mengidap penyakit serius. Dia bertekad menghabiskan sisa waktunya untuk membahagiakan putrinya sekaligus mempersiapkannya agar mampu hidup mandiri.