"Berikutnya, bangunan umum dan perdagangan sebanyak 230 kejadian (18,91%), instalasi listrik luar gedung 194 kejadian (15,95%), dan sampah 174 kejadian (14,31%)," ungkapnya.
Dari sisi waktu, jumlah kejadian kebakaran tertinggi terjadi pada Juli 2026. Tercatat 240 kejadian atau 19,74% kebakaran terjadi pada bulan tersebut.
Sebelumnya, jumlah kejadian kebakaran pada Juni tercatat 217 kasus (17,85%). Sedangkan pada Januari hingga Mei masing-masing tercatat 129, 126, 132, 138, dan 141 kejadian. Pada Agustus tercatat 93 kejadian.