"Setiap nelayan yang pergi melaut tetap kami imbau untuk ikut memantau. Sambil mencari ikan, mereka juga membantu tim SAR mencari keberadaan speedboat itu," ujarnya.

Syamsiar mengungkapkan pihak desa sebelumnya mendapat informasi mengenai adanya titik koordinat sinyal telepon seluler yang terdeteksi di sekitar Pulau Sebesi.