Sementara itu, 13.761 SPPG yang telah memperoleh SPS tahap kedua dinilai telah memenuhi hasil validasi BGN.
Meski begitu, status tersebut bukan berarti pengelola dapat berhenti melakukan perbaikan. BGN tetap meminta seluruh SPPG meningkatkan kinerja, tata kelola, serta keamanan dalam proses produksi makanan MBG.
Sudaryono juga meminta mitra dan yayasan pengelola SPPG segera mengecek status dapur masing-masing.
Bagi pengelola yang belum memperoleh SPS tahap kedua, BGN meminta mereka mengetahui penyebabnya dan melakukan perbaikan sesuai hasil evaluasi.
"Yang belum menerima, maka segera cek, kenapa alasan apa utamanya kemudian dapur SPPG tersebut tidak menerima SPS yang kedua. Lakukan perbaikan, manakala dalam waktu tertentu nanti kami putuskan tidak, maka dengan sangat terpaksa, dengan tegas kami harus tutup dapur tersebut," ujar Sudaryono.