Gejala yang dialami adalah kondisi lemas, diare, muntah, mual hingga pusing. Murid yang keracunan kelas 10, 11 dan 12. Setelah mendapat laporan adanya keluhan siswa, pihak sekolah kemudian melaporkan ke Dinas Kesehatan untuk diperiksa. Seluruh siswa yang mengeluh kesakitan diminta untuk berkumpul di aula sekolah.

"Gejala rata rata sama. Awalnya ada keluhan, Waka (wakil kepala sekolah) men-tracing, semua yang bergejala diminta ke aula, kemudian kita melaporkan," terang dia.

Biasanya menu MBG dari SPPG Sukorejo 2 dibagikan ke SMAN 1 Tunjungan sekitar jam 11 dan dilahap ketika jam istirahat. Menurut Yuni, keracunan ini merupakan pengalaman pertama kali.