NADIKABAR.COM — Sebanyak 14 perjalanan kereta api terdampak kejadian kecelakaan tabrakan KA Malabar dan truk pasir di Jalan Raya Gondang - Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Klaten. PT KAI minta maaf atas keterlambatan ini.
Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta memohon maaf atas keterlambatan perjalanan KA dampak penanganan KA 68 Malabar relasi Bandung-Malang dampak tertemper truk di JPL 295 Klaten, pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 01.25 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
"Petugas KAI Daop 6 Yogyakarta langsung melakukan evakuasi Lokomotif KA (68) Malabar. Pukul 06.01 WIB, KA Malabar dapat melanjutkan perjalanan kembali dengan lokomotif pengganti," jelas Feni melalui pernyataan tertulis yang diterima NadiKabar, Kamis (27/8/2026) siang.