"Penurunan jarak pandang tersebut terpantau bersamaan dengan kondisi kabut dan asap dan berdasarkan pemantauan kualitas udara konsentrasi PM2.5 (partikel sangat kecil di udara) di Sumatera Utara berada pada kategori sedang hingga tidak sehat," jelasnya.

Hendro meminta masyarakat yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah akibat kabut dan asap juga diimbau untuk berhati-hati saat berkendara, menjaga jarak pandang, dan menggunakan perlengkapan yang sesuai.