NADIKABAR.COM — Antusiasme suporter dalam menyambut laga pembuka Super League 2026/2027 tim redaksi Bali United versus PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, sangat tinggi. Sebanyak 15 ribu tiket pertandingan dikabarkan ludes terjual.

Super League 2026/2027 memang menjadi momen berbeda dibandingkan musim sebelumnya. Musababnya, regulasi terbaru memperbolehkan suporter tim tamu hadir langsung di stadion lawan untuk mendukung tim kesayangannya.

Kapten Bali United, Ricky Fajrin Saputra, turut gembira dengan tiket pertandingan perdana Super League 2026/2027 yang habis terjual. Menurutnya, stadion yang dipenuhi suporter menjadi suntikan motivasi bagi para penggawa Bali United untuk memberikan penampilan terbaik pada laga perdana.

"Senang sekali karena kabarnya tiket ludes. Ini jadi motivasi untuk meraih tiga poin," terang Ricky, Kamis (3/9/2026).

Ricky juga senang dengan regulasi terbaru yang memperbolehkan suporter tim tamu untuk hadir menonton. Namun, ia mengingatkan seluruh suporter, baik pendukung Bali United maupun PSS Sleman, untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan.

Ricky berharap kembalinya suporter tim tamu ke stadion tidak hanya menjadi bagian dari atmosfer pertandingan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarsuporter.

"Teman-teman suporter Bali United dan teman-teman suporter Sleman bisa saling jaga. Ini untuk mempererat silaturahmi dan saling membangun rasa persaudaraan antar sesama," harap Ricky.

Ricky berharap pertandingan dapat berlangsung dengan suasana positif dan sportif. Baginya, sepakbola seharusnya menjadi ruang untuk membangun kebersamaan meski masing-masing suporter memiliki klub yang didukung.

Sebagai informasi, Stadion Dipta memiliki kapasitas 15 ribu penonton. Kapasitas ini menurun dibandingkan sebelum direnovasi yang mencapai 25 ribu penonton. Jika terisi penuh, jumlah penonton akan menjadi rekor baru bagi Stadion Dipta seusai direnovasi.