NADIKABAR.COM — Sebanyak 15 warga Kota Mataram digigit anjing sepanjang tahun ini. Dinas Pertanian Kota Mataram memastikan seluruh kasus tersebut dinyatakan negatif rabies.

Korban gigitan terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak. Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian Kota Mataram, Lalu Hapiludin, mengatakan seluruh sampel dan hasil penanganan hewan penular rabies (HPR) yang terlibat dalam kasus gigitan anjing dinyatakan negatif rabies.

"Kemarin kami coba tanya ke puskesmas, ada beberapa kasus gigitan. Korban gigitan langsung diberi vaksin untuk antisipasi. Dan lokasi (keberadaan) anjingnya sudah dicari. Status gigitan ini negatif rabies," kata Hapiludin saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).