Gempa ini terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 10 kilometer. Xinhua melaporkan bahwa tanggap darurat bencana gempa bumi tingkat II telah diaktifkan di wilayah tersebut.
Wakil kepala wilayah tersebut, Lhawang Dagpo, mengatakan guncangan gempa terasa jelas di kantor pemerintahan setempat, yang mengakibatkan dinding-dinding bangunan mengalami retakan, menurut laporan Xinhua. Layanan listrik dan telekomunikasi di ibu kota kabupaten tersebut dilaporkan mengalami gangguan.
Diketahui, gempa bumi merupakan peristiwa yang relatif sering terjadi di Tiongkok. Pada Januari 2025, setidaknya 126 orang tewas akibat gempa bumi di wilayah pedesaan Tingri, Tibet.