Seluruh atlet diperkenalkan kepada publik dan media dalam konferensi pers pertama BYON World Grand Prix 2026 pada 7 November. Kegiatan tersebut juga diisi dengan pengundian bagan pertandingan untuk menentukan jalur setiap petarung menuju final.
Dhini mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi bagian dari perkembangan olahraga tarung di Indonesia. Vidio, sebagai pemegang hak siar resmi, akan menayangkan seluruh pertandingan melalui layanan pay-per-view (PPV).
Paket PPV tersebut sudah termasuk akses Vidio Platinum selama satu bulan dan mulai dapat dibeli pada 16 November 2026.
Di Indonesia, harga paket dibanderol mulai Rp99.000 untuk pengguna Android dan Rp109.000 untuk pengguna Apple. Sementara itu, pelanggan di Malaysia dapat membeli paket mulai RM25, sedangkan pelanggan internasional dikenakan harga mulai 10 dolar AS untuk Android dan 11,49 dolar AS untuk Apple.