Rico mengatakan, pihaknya bersama Kantor Kementrian Haji dan Umrah Medan akan berkoordinasi untuk mencocokkan identitas masing-masing calon jemaah.

"Data berdasarkan nomor porsi nantinya dapat dicocokkan dengan NIK dan Kartu Keluarga (KK), sehingga keberadaan jemaah dapat ditelusuri hingga ke keluarganya. Turun ke wilayah biar diverifikasi langsung. Bisa kita sisir lagi," kata Rico. Menurut Rico Waas, Pemkot Medan siap membantu apabila masih terdapat persoalan yang dihadapi dalam proses persiapan keberangkatan jemaah.