"Dampak banjir menyebabkan sejumlah besar proyek pembangkit listrik tenaga air, kantor pemerintah, dan fasilitas jalan rusak atau bahkan hilang," kata Menteri Luar Negeri Nepal, Sishir Khanal.

Operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran dilakukan di kedua sisi perbatasan. Korban hilang dilaporkan berasal dari Nepal, India, Inggris, Afrika Selatan, Malaysia, Australia, dan Belanda.

Delapan warga Korea Selatan juga belum diketahui keberadaannya, sementara 10 lainnya dilaporkan masih terjebak di Nepal. Khanal mengatakan banjir menyebabkan kerusakan luas di Distrik Rasuwa, Dhading, dan Chitwan.

Tim penyelamat dari Kepolisian Nepal, Polisi Bersenjata Nepal, dan Angkatan Darat Nepal dikerahkan menggunakan helikopter, drone, serta perahu untuk menjangkau lokasi terdampak.

Di China, longsor terjadi di dekat Pelabuhan Gyirong, salah satu pintu perbatasan utama Nepal-China di wilayah Xizang atau Tibet.