Satriyo menyatakan pemadaman saat ini difokuskan menggunakan helikopter water bombing. Sejak pagi tadi, BPBD Jatim telah mengerahkah Helikopter PK-DAP untuk melakukan operasi Water Boombing.
Helikopter berkapasitas bucket 1000 liter ini telah melakukan operasi water bombing di beberapa titik dengan lokasi pengambilan air di Ranu Pani, Senduro, Lumajang.
"Siang tadi dimulai pukul 12.00 WIB, operasi water bombing telah dilakukan sebanyak 17 kali dengan jumlah air yang dicurahkan sebanyak 17.000 liter. Karena kondisi di lokasi sore ini kabutnya sangat tebal, water bombing sementara tidak bisa kita lanjutkan demi faktor keselamatan," ujarnya.