NADIKABAR.COM — Upaya menemukan kasus HIV secara dini di Kabupaten Cirebon masih menghadapi tantangan. Hingga periode Januari-Juli 2026, sebanyak 26.113 orang telah menjalani pemeriksaan HIV dari total target 48.466 orang.

Capaian tersebut baru mencapai sekitar 53 persen dari target pemeriksaan yang ditetapkan. Dari ribuan orang yang menjalani skrining, ditemukan 195 kasus terkonfirmasi positif HIV.

Yang menjadi perhatian, sebanyak 52 kasus di antaranya telah memasuki fase AIDS.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Mona Isabela Saragih mengatakan pemeriksaan HIV dilakukan terhadap sejumlah kelompok populasi yang menjadi sasaran skrining.

Temuan kasus positif tersebut menunjukkan pentingnya memperluas pemeriksaan HIV, terutama kepada kelompok yang memiliki risiko penularan maupun masyarakat yang membutuhkan akses terhadap layanan deteksi dini.

"Berdasarkan data capaian pemeriksaan, pasien tuberkulosis (TBC) menjadi salah satu kelompok dengan temuan HIV positif cukup tinggi," ucapnya saat di konfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Dari target pemeriksaan sebanyak 7.993 pasien TBC, baru 3.179 orang atau sekitar 39 persen yang telah menjalani tes. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan 52 kasus positif HIV.

Sementara itu, kelompok Lelaki Suka Lelaki (LSL) juga mencatatkan angka temuan positif yang cukup tinggi. Dari target 2.044 orang, sebanyak 512 orang atau sekitar 25 persen telah menjalani pemeriksaan.